BERITA DetikFinance (Kamis 20 Nopember 2008) bahwa ICW (Indonesian Corruption Watch) temukan data hasil penjualan BBM 2007 dan 2008 berjumlah Rp45 triliun tidak disetor ke negara. Maka kalau benar demikian, sudah seharusnya jumlah itu lebih dari pada cukup untuk program pemberdayaan rakyat miskin yang diduga berjumlah 45 juta pada tahun 2009 oleh LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial), akibat dampak krisis (Suara Pembaruan, 24 November 2008), agar supaya bernilai tambah bagi sumber daya ekonomi kesejahteraan rakyat (EkoKesRa) sebagaimana amanat konstitusi, Pasal-33 UUD45.
Untuk itulah, kepada pemerintah, di tengah terpaan badai ketidakpastian ekor resesi ekonomi dunia, dihimbau kiranya dapat segera berikan konfirmasi kebenaran indikasi ICW tersebut guna pemenuhan bagi 7 (Tujuh) Strategi Ketahanan Bangsa Indonesia yakni (1) Keagamaan Tidak Rawan, (2) Ideologi Tidak Retak, (3) Sosial Politik Tidak Resah, (4) Sosial Ekonomi Tidak Ganas, (5) Sosial Budaya Tidak Pudar, (6) HanKamNas Tidak Lengah, (7) Ekologi (Lingkungan) Tidak Gersang.
Saatnyalah kini unjuk kerja Kepemimpinan Nasional menuju jiwa, semangat dan nilai-nilai kenegarawanan yang seyogjanya lebih mengemuka, misalnya dengan lebih menghayati 18 (delapan belas) prinsip-prinsip Kepemimpinan Nusantara yang telah terbukti memberikan kekuatan penyatuan Nusantara di abad 14 Masehi yakni Wijaya, Mantriwira, Natangguan, Saktya Bakti Nagara, Wagmiwak, Wicaksameng Naya, Sarjawa Upasama, Dirosaha, Tan Satresna, Masihi Samasta Buwana, Sih Samasta Buwana, Negara Gineng Pratijna, Dibyacita, Sumantri, Nayaken Musuh, Ambek Parama Arta, Waspada Purwa Arta, Prasaja.
Sehingga dengan demikian Keadilan bagi 45 Juta Rakyat Miskin itu kelak dapat lebih menjamin eksistensi Persatuan dan Kesatuan Bangsa.
Pandji R. Hadinoto
www.jakarta45.wordpress.com
Minggu, 30 November 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengikut
Mengenai Saya
- Suara Kita Merdeka
- Jakarta, DKI, Indonesia
- Blog ini untuk mereka yang BERPIKIR BERSIKAP BERSUARA MERDEKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar