Jumat, 05 Desember 2008

Kurban dan Korban

SEBENTAR lagi sebagian dari kita akan merayakan hari raya kurban (qurban). Tradisi mempersembahkan hewan kurban yang sudah ada sejak jaman nabi Ibrahim. `Kurban' dan `Korban' secara penulisan ,sepintas hampir sama. Di dalam prosesnyapun hampir sama, di balik kedua kata tersebut ada unsur objek penderita. Tapi ada juga bedanya, `kurban' yang satu memakai huruf `u' (huruf `o' yang terbuka) dan `korban' yang satunya 
lagi memakai huruf `o' (huruf `u' yang tertutup). Dan menurut saya, kedua kata tersebut bukan hanya beda huruf saja. Kedua kata tersebut mempunyai makna yang juga berbeda.
Kurban dimaksudkan sebagai ucapan syukur kepada Allah yang telah meluputkan kita dari hukuman yang seharusnya kita tanggung. Kurban juga dimaksudkannya supaya berkah yang telah kita terima, juga menjadi berkah untuk orang lain di sekitar kita. Semakin banyak kita menerima berkah, semakin besar kurban yang kita persembahkan. 
Kurban ditulis dengan huruf `u' yang terbuka, karena dilakukan dengan hati nurani yang terbuka juga.
Sebaliknya, korban terjadi karena pelakunya menutup nuraninya. Pelakunya hanya memikirkan kepentingan dirinya sendiri atau kelompoknya, tak perduli dengan orang lain. Ia tak perduli sang korban menderita. Apalagi bermaksud untuk mendatangkan berkah bagi sesamanya.
Semoga kita tidak membuat korban-korban di sekitar kita bertambah banyak. Sebaliknya kita dapat menjadi berkat bagi sesama; bagi masyarakat sekitar kita dan bagi bangsa ini.
Selamat Idul Adha. 

Dave Chyn 
dave_chyn@yahoo.com

Tidak ada komentar:

Pengikut

Mengenai Saya

Jakarta, DKI, Indonesia
Blog ini untuk mereka yang BERPIKIR BERSIKAP BERSUARA MERDEKA
Powered By Blogger

Tim Merdeka