Minggu, 22 Februari 2009

Jika Kecewa, Beritahu Bank Terlebih Dulu


JIKA Anda sebagai nasabah bank, mengalami kekecewaan atas fasilitas bank berupa, misalnya ATM, Anda harus bertanya terlebih dahulu ke pihak bank. Jangan hanya ‘diam di tempat’.
Permasalahan keluhan nasabah bisa berdampak pada reputasi bank yang bersangkutan, jika pihak bank diam saja atas keluhan nasabah yang telah melakukan pengaduan. Itu memunculkan kekecewaan dan mutu kepercayaan nasabah.
Jadi sebaiknya nasabah jika mengalami kekecewaan lakukan tahap demi tahap untuk penyelesaian.nya Kalau kecewa langsung tanya ke bank kenapa terjadi hal seperti itu dan bank wajib memberikan informasi terkait atas fasilitas yang mengecewakan.
Kalau persoalan kekecewaan atas penggunaan ATM, bisa berupa off line dan ATM mati. Untuk membedakan apa itu ATM off line dan apa itu ATM mati. ATM off line adalah ATM yang hidup seperti biasanya tetapi hanya bisa melakukan pengecekan saldo saja, tetapi untuk melakukan transaksi transfer atau penarikan tunai tidak bisa. Sedangkan ATM yang tidak bisa melakukan apa-apa, itu dinamakan ATM mati.
ATM mati bisa disebabkan oleh dua hal pertama ATM mati karena masa pemeliharaan ATM, kedua karena faktor keamanan. Jika mendapati ATM seperti itu, Anda sebagai nasabah, harus menanyakan dulu ke bank yang bersangkutan. Karena kita sebagai nasabah perlu informasi yang memadai perihal masalah ATM.
Untuk itu, bank perlu melakukan pengawasan secara intensif terhadap keadaan ATM. Itu merupakan bentuk konsekuensi sebagai pelaku usaha. 

Sondang Marta, Ketua Tim Biro Mediasi Perbankan BI

Tidak ada komentar:

Pengikut

Arsip Blog

Mengenai Saya

Jakarta, DKI, Indonesia
Blog ini untuk mereka yang BERPIKIR BERSIKAP BERSUARA MERDEKA
Powered By Blogger

Tim Merdeka