
ADA tiga faktor yang mengakibatkan terjadinya kerusakan jalan. Antara lain (1). Bahan atau komposisi pembuatan jalan yang kurang baik adalah faktor yang paling mempengaruhi kualitas dan daya tahan dari jalan tersebut. Pembuatan jalan yang menggunakan beton biasanya dapat bertahan hingga lebih dari lima tahun, sedangkan untuk penggunaan aspal hanya bertahan rata-rata hingga satu tahun. (2). Banyaknya jumlah kendaraan yang melintas tanpa batas bisa membuat kondisi badan jalan menjadi rusak. Kondisi cuaca yang kerap berubah juga dapat membuat kualitas jalan menjadi rendah. Perubahan cuaca seperti hujan dan diselingi oleh panasnya terik matahari membuat kondisi badan jalan yang memiliki kualitas baik bisa menjadi buruk, jika hal ini berlangsung lama. (3). Kurang baiknya sistem drainase pun juga merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi ketahanan kondisi badan jalan.
Dari beberapa faktor tersebut, harusnya pemerintah sudah memiliki alternatif. Alternatif adanya jalan tol sebenarnya sudah cukup baik, tapi mungkin dalam kenyataannya solusi tersebut belum berjalan secara maksimal.
Sekitar satu tahun yang lalu, pada beberapa jalan raya dapat dijumpai spanduk-spanduk yang berisikan peringatan agar pengguna kendaraan bermotor lebih dapat berhati-hati dalam berkendara. Namun sekarang sangat jarang sekali dijumpai poster serupa. Selain kedua hal tersebut, pemerintah juga dapat melakukan pemasangan portal di beberapa ruas jalan tertentu, untuk dapat mengurangi jumlah kendaraan bermotor yang melintas pada jalan tersebut.
Yayat Supriatna, Pengamat Perkotaan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar