Kamis, 05 Februari 2009

Selain Menabung, Jadilah Nasabah Asuransi

BANYAK keuntungan jika Anda menjadi nasabah asuransi kesehatan. Alasannya, setiap orang pasti akan sakit, baik yang ringan mau pun yang berat. Jika kita menjadi nasabah pada asuransi kesehatan, itu berarti kita ‘sedia payung sebelum hujan’. Bersiap-siap menghadapi sakit tersebut.
Apalagi, pembayaran premi asuransi kesehatan tidak memberatkan, karena dilakukan dengan cara mencicil. Anda tinggal memilih, asuransi kesehatan mana yang dipandang cocok mengelola uang yang disetorkan berupa premi itu. Perusahaan asuransi itulah yang akan memperhitungkan segalanya, termasuk kapan klaim dibayarkan dan sebagainya.
Krisis ekonomi memang sedang berlangsung. Tapi, menjadi nasabah asuransi tetap hal yang dirasa penting. Anda punya tabungan? Patut bersyukur. Namun, Anda sebaiknya tetap menjadi nasabah asuransi. Soalnya, konsep dan pelaksanaan bank dan asuransi sangat berbeda.
Di bank, kita hanya menabung. Di asuransi, kita membayar premi dalam jangka waktu tertentu, untuk kemudian kita klaim. Klaim dibayarkan, pada saat kita mengalami risiko sakit atau bahkan meninggal dunia. Jika kita menabung, kita mendapatkan uang sebanyak yang ditabungkan, Di asuransi kita memperoleh pembayaran klaim sebesar yang ditentukan pada perjanjian awal, walaupun jumlah uang yang disetorkan jauh di bawah klaim. Jika terjadi risiko, jumlah yang disepakati akan tetap dibayarkan kendati kita baru menyetor Rp500 ribu atau bahkan Rp100 ribu.

Ryana Mustamin, Kepala Departemen Komunikasi Asuransi Bumi Putera

Tidak ada komentar:

Pengikut

Arsip Blog

Mengenai Saya

Jakarta, DKI, Indonesia
Blog ini untuk mereka yang BERPIKIR BERSIKAP BERSUARA MERDEKA
Powered By Blogger

Tim Merdeka