SAAT ini pengguna jasa internet di Indonesia semakin bertambah. Salah satu yang paling banyak penggunanya adalah Telkom Speedy. Namun pesatnya penambahan jumlah pelanggan, belum diimbangi dengan kualitas pelayanan yang prima. Memang benar permasalahan-permasalahan yang muncul dalam penggunaan Speedy biasanya seputar jaringan yang sering macet, sulitnya menghubungi customer service, sampai masalah biIlling.
Saat ini Speedy belum dapat memberikan pelayanan yang merata ke semua pelanggan yang ada. Sebagai contoh, ada di sebagian wilayah yang selalu baik koneksi dan juga pelayanannya. Tetapi ada juga sebagian daerah yang mengalami nasib sebaliknya.
Sebenarnya masalah ini disebabkan masih belum meratanya layanan kerja dari unit-unit di seluruh daerah di Indonesia. Penyebab yang kedua adalah masalah teknis seperti gangguan pada jaringan kabel dan sebagainya.
Menanggapi masalah billing yang bermasalah dari salah satu surat keluhan pengguna Speedy, saya kira seharusnya tidak boleh terjadi. Selama ini yang ada adalah kesalahan informasi administrasi billing. Hal ini diakibatkan konsumen kurang mendapat penjelasan mengenai perhitungan penggunaan lama atau besanya bandwidth.
Biasanya masalah ini timbul pada pengguna dengan sistem kuota bandwidth (hitungan kuota megabyte sampai gigabyte). Selama ini belum ada sistem yang benar-benar jelas dan mudah untuk dilihat oleh penguna serta aplikasi reminder yang dapat mengingatkan si pengguna mengenai rincian besarnya pemakaian. Kurangnya edukasi kepada pelanggan juga menyebabkan sebagian besar pelanggan yang orang awam kurang mengerti permasalahan ini.
rwin Day, S.Kom, Ketua Umum Asosiasi Warung Internet Indonesia
Rabu, 11 Februari 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengikut
Arsip Blog
-
▼
2009
(135)
-
▼
Februari
(55)
- Mintalah Kepastian Pengembang
- Air Tanah Jakarta Tercemar
- Maskapai yang Baik Memiliki ‘Awareness’
- Tarif dan Pemantauan Kualitas Layanan
- BRTI Mengawasi Penentuan Tarif Selular
- Masyarakat harus Berani Mengkritik
- Jika Kecewa, Beritahu Bank Terlebih Dulu
- Perlakukan Konsumen Lebih Manusiawi
- Tak Usah Bingung Soal Puyer
- Pelayanan Masih Terbatas
- Konsumen Tidak Dirugikan
- Konsumen Berhak Memilih
- Seharusnya Pemerintah Mengantisipasi
- Pengembang Harus Bertanggung Jawab
- Selesaikan Dulu Kewajiban
- Penerbangan Indonesia Mulai Membaik
- Hak Konsumen Lebih Diutamakan
- Konsumen Berhak Menerima Informasi Jujur
- Keluhan Cermin Manajemen Buruk
- Pelanggan Beri Peluang Terjadinya Pungli
- Keluhan Cermin Manajemen Buruk
- Pelanggan Beri Peluang Terjadinya Pungli
- Banyak Pelanggaran Klausula Baku
- Gagasan yang tak Realistis
- Masyarakat Butuh Asuransi Jiwa
- Sulit Memperbanyak Taman Kota
- Fasilitas di Lahan Sisa
- Masyarakat Diminta Selektif
- Pelanggan Berhak Meminta Bantuan
- Jangan Sungkan Bertanya
- Maskapai Tetap Penentu Tarif
- Lebih Transparan dan Tingkatkan Mutu Layanan
- Masyarakat Berhak Menuntut
- Perlu Pembatasan Jumlah Kendaraan
- Transparansi Informasi Diutamakan
- Segera Bentuk Badan Penyelamatan Kelistrikan
- Kerja Sama Semua Pihak Harus Jalan
- Transparansi Informasi Diutamakan
- Segera Bentuk Badan Penyelamatan Kelistrikan
- Kerja Sama Semua Pihak Harus Jalan
- Penerapan Undang-Undang Belum Optimal
- Wujud Jemput Bola Kepolisian
- Selain Menabung, Jadilah Nasabah Asuransi
- Pemkot Harus Libatkan Masyarakat
- Setiap Bangunan Harus Memiliki IMB
- Pemkot Khianati Masyarakat
- Laporkan dan Adukan Petugas Nakal
- Keluhan Jangan Membudaya
- Kelemahan Umum CDMA
- Konsumen Berhak Menggugat
- Pengembang Bisa Lepas Tangan
- Perlu Kebijakan Baru
- Optimalkan Sarana Transportasi
- Perlu Kebijakan Lain
- Keputusan Ada Pada Konsumen
-
▼
Februari
(55)
Mengenai Saya
- Suara Kita Merdeka
- Jakarta, DKI, Indonesia
- Blog ini untuk mereka yang BERPIKIR BERSIKAP BERSUARA MERDEKA

Tidak ada komentar:
Posting Komentar