Minggu, 22 Februari 2009

Tak Usah Bingung Soal Puyer


PERMASALAHAN polemik puyer sebenarnya tak perlu dibuat bingung. Bagi masyarakat yang masih membingungkan masalah tersebut sebaiknya tak usah takut, apakah nanti dokter memberikan resep obat berupa puyer atau bukan. Terpenting, masyarakat tanyakan terlebih dahulu apakah obat yang cocok bagi anaknya yang sakit. Perhatikan pula isi resepnya.
Memang obat puyer bukanlah produksi dari pabrik tapi racikan dari apotek yang telah direkomendasikan oleh dokter melalui resepnya. Nanti apoteker yang menggerusnya jadi satu. Puyer biasanya terdiri atas beberapa jenis obat. Tapi, harap ditanyakan juga pada dokter jangan sampai jenis-jenis obat tersebut terlalu banyak. Misalnya kalau memang tidak perlu menggunakan antibiotik, sebaiknya tak perlu memasukkan antibiotik ke resepnya. Dengan kata lain, sesuai keperluan dan komposisinya tidak terlalu berlebihan.
Harga puyer memang di Indonesia masih tergolong murah dan masih dapat dijangkau masyarakat. Inilah yang mengapa puyer masih berlaku di Indonesia. Daya beli masyarakat juga mempengaruhinya. Bila memang akan mengganti obat puyer dengan bentuk lainnya, tentu akan berpengaruh pada daya beli masyarakat. Antisipasinya pemerintah harus mencarikan pengganti puyer yang murah bagi masyarakat. 

Ida Marlinda Anggota Staf Riset Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) 

Tidak ada komentar:

Pengikut

Arsip Blog

Mengenai Saya

Jakarta, DKI, Indonesia
Blog ini untuk mereka yang BERPIKIR BERSIKAP BERSUARA MERDEKA
Powered By Blogger

Tim Merdeka